TenggaraNews.com, MUNA – Sebanyak 77 mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Jurusan Arkelogi mengikuti pendidikan dasar gerakan orientasi arkeoligi III (Pedagogi III), di gedung Aula Setda Muna, dengan tema melatih kemampuan dalam kompetensi arkeologi dan melahirkan publikasi ilmiah tentang peninggalan purbakala, Sabtu 9 Februari 2019.
Kedatangan Mahasiswa tersebut disambut oleh Bupati Muna LM Rusman Emba, serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muna.
Menurut mantan Ketua DPRD Sultra itu, kehadiran para mahasiswa arkeologi merupakan awal untuk kesuksesan-kesuksesan Muna selanjutnya.
“Tentunya pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada para mahasiswa yang telah melakukan perhatian-perhatiannya, sehingga nantinya bisa mengeksplorasi beberapa situs peradaban kuno di Kabupaten Muna, dengan harapan semoga nantinya bisa mendunia,” ucapnya.
Ketua Panitia angkatan 16, Sarfin mengatakan, observasi telah dua kali dilakukan, sebelumnya dilaksanakan di Konawe dan Konawe Selatan
“Ini adalah yang ketiga kalinya setelah Konawe dan Konsel, dan lokasi yang akan menjadi fokus eksplorasi di Kabupaten Muna terletak di Goa Liangkobori, makam tua, serta situs peninggalan Bak Tua milik Belanda,” ujarnya
Eksplorasi yang berlangsung satu minggu itu dengan tujuan melahirkan publikasi ilmiah tentang peninggalan purbakala yang ada di Kabupaten Muna.
(Phoyo/red)









