Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home crime & Justice

Soal Dua Penari D’Liquid yang Dibebaskan, Begini Pernyataan BNNP Sultra

Redaksi by Redaksi
December 27, 2017
in crime & Justice
0
Smiley face

TenggaraNews.com, KENDARI – Pasca disoroti Ketua Granat Kota Kendari, soal dua penari seksi Liquid Clarion positif Narkoba yang dibebaskan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) langsung mengklarifikasi hal tersebut.

Humas BNNP Sultra, Adisak menerangkan, bahwa kedua penari tersebut beserta dua orang lainnya yang diamankan saat Razia Cipkon oleh Polda Sultra dan BNN, memang sudah dibebaskan meski berdasarkan tes urine keempatnya positif menggunakan Narkoba jenis Shabu. Sebab, mereka menjalani rehabilitasi jalan.

“BNNP pada saat itu bertugas sebagai tim pemeriksa urine. Dari empat orang diamankan, satu diantaranya laki-laki di temukan di karaoke Nav, 3 lainnya perempuan dan merupakan talent Liquid. Dua positif Shabu dan 2 ladies positif Benzo. Yang terindikasi positif Shabu ini kita bawa dulu ke Polda untuk dilakukan pendalaman, penyidikan, sementara 2 lainnya diserahkan ke BNN,” ungkapnya, saat ditemui awak media , Rabu 27 Desember 2017.

Ditambahkan Adisak, berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, kedua talent Liquid ini boleh bekerja dengan status rehabilitasi jalan. Sementara, dua orang lainnya menurut Adisak, kini dalam penanganan Polda Sultra.

“Jadi yang duanya sudah diserahkan ke kita untuk pemantauan selanjutnya dengan rawat jalan. untuk sementara, yang positif Benzo diwajibkan lapor dengan rehabilitasi jalan di Klinik Pratama BNNP Sultra, sekurang-kurangnya 8 kali pertemuan. Kalau dia serius mengikuti proses rawat jalan ini, dia bisa saja pulih, setelah itu keduanya masih harus mengikuti tahapan pasca rehabilitasi,” urainya.

You Might Also Like

Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter

Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri

Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

Kendati demikian, Adisak tidak menampik masih adanya kesulitan untuk melakukan pengawasan penuh terhadap penyalahguna barang haram tersebut.

“Kita tidak bisa mengawasi setiap saat, makanya kita sering melakukan razia, kalau sampai kedapatan lagi, kita assesment lagi lebih lanjut. Bahkan ada beberapa orang yang putus rehab lalu kembali mengulangi, kita juga masih kekurangan SDM dan masih terbatas di alat medis untuk tes urine ini,” ungkapnya.

Smiley face

Untuk diketahui, dua penari Liquid yang terjaring dalam razia Cipkon beberapa waktu lalu, terindikasi memakai obat penenang yang terkandung dalam senyawa Benzodiazepin. Senyawa ini kerap digunakan untuk mengatasi gangguan tidur (obat penenang), gangguan kecemasan dan gangguan suasana hati. Benzodiazepin ini memiliki efek sedatif atau menenangkan. Obat-obatan inilah yang digunakan oleh dua talent tersebut.

Alasan BNNP tidak melakukan rehabilitasi inap terhadap dua penari seksi tersebut, karena keduanya membawa serta resep dokter. Sementara 2 orang lainnya yang terdeteksi positif sebagai pengguna Narkoba jenis Shabu, juga direhabilitasi jalan tanpa penangkapan dengan dalih tidak ditemukannya barang bukti.

“Ke empat orang ini memang tidak terbukti membawa paket obat-obatan, makanya tidak ditangkap. Karena itu, dari Assesment Polda dan jajaran yang terlibat, keempatnya dibebaskan dengan syarat rehabilitasi jalan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Granat Kendari, Hendrawan mengaku heran dengan keputusan BNNP, yang membebaskan dua talent D’Liquid Clarion Kendari tersebut. Pasalnya, berdasarkan penelusuran lembaga yang dipimpinnya itu, hasil tes urin kedua dancer yang diamankan saat operasi cipta kondisi (Cipkon) beberapa hari lalu, dinyatakan positif menggunakan Narkoba.

“BNN harus bisa menjelaskan ke publik, terkait alasan mereka membebaskan kedua talent THM tersebut. Padahal, hasil tes urine jelas-jelas dinyatakan positif,” tegas Hendrawan kepada awak media, Minggu 24 Desember 2017.

Dijelaskannya, beberapa kasus yang sama di sejumlah daerah, pengguna barang haram tersebut selalu diberikan sanksi sesuai dengan prosedur yang ada.

“Nanti, saya akan coba pertanyakan kepada BNNP, soal alasan mereka membebaskan keduanya,” jelas anggota KNPI Sultra itu.

Hendrawan juga memberikan contoh, seperti kasus yang dialami oleh kebanyakan artis di Jakarta. Biasanya, akan ada proses rehabilitasi jika yang bersangkutan dinyatakan positif menggunakan Narkoba jenis apapun.

“Misalnya kasus Raffi Ahmad, meski yang digunakannya belum masuk dalam daftar Narkoba yang diatur dalam UU, tapi kan dia tetap menjalani semua proses seperti rehabilitasi,” ujarnya.

 

Laporan: Ikas Cunge

Post Views: 265
Tags: #BNNP#D'Liquid Clarion#Narkoba#Sultra
Previous Post

Warga Lamooso Geruduk Rujab Bupati Konsel

Next Post

Arsalim Redam Amarah Masyarakat Lamooso

Redaksi

Redaksi

Related News

Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter

Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter

by Redaksi
May 22, 2026
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Tiga warga Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, yang ditahan di Polda Sultra bukan bentuk kriminalisasi, sebagaimana isu yang...

Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri

Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri

by Redaksi
April 29, 2026
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Pendiri Yayasan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa AA akhirnya buka suara terkait dugaan penipuan yang melibatkan...

Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat

Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat

by Redaksi
April 21, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Penyidik Polsek Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dinilai tidak profesional menangani laporan dugaan tindak...

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

by Redaksi
April 14, 2026
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) terus mendalami kasus kematian Muh Mudatsir (Baim) dengan memeriksa sejumlah saksi....

Next Post
Arsalim Redam Amarah Masyarakat Lamooso

Arsalim Redam Amarah Masyarakat Lamooso

Empat Wanita Spesial Pencuri Susu Asal Makassar Diamankan Polisi

Empat Wanita Spesial Pencuri Susu Asal Makassar Diamankan Polisi

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Dari Daratan ke Kepulauan, Sulawesi Tenggara Siap Miliki 15 Satuan Pendidikan Widyalaya
  • Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara