TenggaraNews.com, KONUT – Indra Supriadi, yang didaulat menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) pemenangan pasangan Ruksamin-Raup (RR) pada tahun 2015 lalu, kini kembali menduduki jabatan yang sama pada pasangan NKRI di tahun 2020.
Dihadapan masyarakat Konut, kader Partai Amanat Nasional (PAN) itu selalu mengungkapkan kesiapannya memenangkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Konut nomor urut 1, Raup-Iskandar Mekuo di Pilkada Konut, yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.
“Saya punya ambisi, saya ingin buktikan, saya akan mendedikasikan diri saya untuk tumbangkan RABU. Olehnya, saya mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama, bersatu memenangkan pasangan NKRI,” ungkap Indra, belum lama ini.
Dalam orasi politiknya, Indra sangat meyakini bisa menumbangkan petahana dari tahtanya, sama seperti yang dilakukanya kepada Aswad Sulaiman di tahun 2015 lalu.
Pilkada kali ini, kata Indra, sudah terpetakan dengan baik, jika Paslon lain mengklaim 90 persen perolehan suara, maka Ia pun berhak menyatakan hal serupa untuk kemenangan Paslon NKRI.
“Tunggu dulu, kami juga ini punya basis, kami juga bukan kaleng-kaleng. Saya sebagai Sekjen punya hak untuk mengklaim itu,” ucapnya.
Selain itu, Indra juga menitipkan pesan kepada Raup dan Iskandar Mekuo, saat terpilih untuk menahkodai bumi oheo pada 9 Desember mendatang, agar tak mengulangi kegagalan kepemimpinan Ruksamin di periode ini.
Menurut Indra, Ruksamin dimasa kepemimpinannya, tidak berhasil membenahi ibukota. Bahkan, Ia menyampaikan, bahwa Wanggudu merupakan Ibukota yang terjelek, karena tidak memberikan gambaran atau warna sebagai pusat kabupaten.
“Saya mau jadi Sekjen NKRI dengan catatan kita harus janjian dulu, apa yang dilakukan Ruksamin jangan diulangi lagi. Ini demi perubahan Konawe Utara ke arah yang lebih baik,” tutup Wakil Ketua DPRD Konut itu.
Laporan : Darwis









