TenggaraNews.com, KONAWE KEPULAUAN – Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 melakukan kunjungan kerja (Kunker), Rabu 8 Juli 2020.
Tim Wasev TMMD diterima langsung oleh Bupati Konkep, Amrullah di Aula rumah jabatan (Rujab) Bupati.
Bupati Konkep, Amrullah mengatakan, TMMD kali ini merupakan pelaksanaan yang ke dua kalinya di daerah itu. Berdasarkan pantauannya, kegiatan tersebut sangatlah bermanfaat, karena sasaran yang dilakukan tidak hanya secara fisik saja, akan tetapi non fisik juga. Sehingga kemanunggalan itu terlihat diantara TNI dan masyarakat.
“Masyarakat dan militer ini benar-benar penting, karena kita tau bahwa perjuangan kemerdekaan kita juga dulu karena menyatunya antara masyarakat dan militer,” ungkap Amrullah, saat berkunjung ke Desa Mata Baho yang menjadi sasaran TMMD.
Olehnya itu, orang nomor satu di Pulau Wawonii ini berharap agar program tersebut terus berlanjut, karena TMMD adalah program yang turun dari pusat, sehingga hal itu wajib untuk didukung oleh seluruh stakeholder.
“Mudah-mudahan kedepan juga sekaligus bisa menginspirasi putra dan putri daerah pulau ini, untuk masuk menjadi Akmil dan Akpol. Mudah-mudahan bisa terinspirasi,” harapnya.
Selain itu, Amrullah juga menyampaikan kebanggaannya dan bahagia, karena dengan adanya program TMMD itu, masyarakat bisa dapat menyatu dengan TNI maupun Polri dalam bingkai kenegaraan Republik Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih dan rasa bahagia serta apresiasi yang setulus-tulusnya. Harapan kami, kehadiran TNI dan Polri di tengah-tengah masyarakat, mereka benar-benar merasa memiliki, TNI dan Polri adalah bagian dari mereka yang lahir dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Wasev TMMD ke-108, Mayjend TNI Agus Suwardi mengatakan, sebagai tim pengawas dan evaluasi yang ditunjuk dari kepala staf TNI Angkatan Darat (AD) terhadap pelaksanaan TMMD ke 108, yang telah berjalan selama sembilan hari, telah menunjukkan progres yang sangat luar biasa, sehingga dengan waktu yang telah di alokasikan, program tersebut dapat terselesaikan 100 persen.
“Selain sasaran fisik, kita juga ada sasaran non fisik, sehingga ada rasa memiliki masyarakat terhadap TNI,” kata Agus Suwardi.
Selain itu, jenderal bintang dua itu juga merasa puas melihat progres yang berjalan sesuai dengan rencana, sehingga sasaran fisik maupun non fisik yang diharapkan bisa lebih baik lagi.
Menurutnya, semua berangkat dari kemauan pemerintah, demi merespon perkembangan pembangunan maupun demi kesejahteraan masyarakat.
“Dari Pemda untuk kesejahteraan masyarakat, kalau dari militer terciptanya kekuatan yang tangguh di wilayah itu. Semoga seluruh prajurit menyatuh dengan masyarakat,” tambahnya.
“Negara ini tidak bisa berkembang baik apa bila tidak didukung oleh seluruh komponen masyarakat,” tutupnya.
Laporan: Ivhan









