TenggaraNews.com, KENDARI – Perusahaan tambang PT Wanagon Anoa Indonesia (WAI) diduga melakukan penambangan ilegal (ilegal mining) di Blok Mandiodo, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Atas dugaan tersebut, Aliansi Pemerhati Pertambangan (APP) Sultra mendesak Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sultra agar segera mengambil langkah tegas.

“Besok, kami akan menggelar aksi unjuk rasa menuntut instansi terkait segera menghentikan aktivitas PT. Wanagon Anoa Indonesia yang kami duga ilegal,” ujar Jendra lapangan APP Sultra, Ilham Nur Baco.
Lebih lanjut, selama ini aktivitas PT. WAI telah menabrak aturan.
Sebab, perusahaan tersebut disinyalir tidak memiliki Kepala Tehnik Tambang (KTT).
“KTT merupakan penanggung jawab atas terlaksananya Perundang-undangan di bidang pertambangan mineral dan batu bara, sebagaimana diatur dalam pasal 1 angka 17 Permen ESDM Nomor 38 Tahun 2014,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan APP-Sultra juga menduga PT. Wanagon tidak memiliki dokumen rencana kerja anggaran biaya (RKAB) yang disetujui oleh pemerintah sebagaimana yang tertuang dalam pasal 101 dan pasal 103 PP No 23 tahun 2010.
Selain itu, PT. WAI juga diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum, dengan melakukan penjualan ore nickel menggunakan dokumen perusahaan lain (penggelapan dokumen)
“Kami mendesak Dinas ESDM segera menghentikan aktivitas PT. Wanagon dan membentuk tim investigasi,” desaknya.
APP Sultra juga meminta pihak DPRD Provinsi Sultra memanggil pimpinan PT. WAI guna melakukan RDP. Tak hanya itu saja, Ilham juga mendesak Polda Sultra segera memproses tindakan pengrusakan dan perambahan hutan lindung di Block Mandiodo.
Informasi lain yang diperoleh, pada tahun 2017 warga di Desa Mandiodo pernah mengeluhkan perubahan warna air Sungai Watiwa dan air laut di pesisir daerah itu sebagaimana dilansir dari lama zonasultra.com.
Perubahan kondisi air sungai dan air lut di desa itu dimulai sejak adanya aktivitas pertambangan nikel di blok Mandiodo.
Laporan : Rustam









