Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home crime & Justice

Warga Bunga Kana Beberkan Dosa-dosa Karaoke 77 dan D’Blitz Hotel

Redaksi by Redaksi
January 4, 2020
in crime & Justice
0
Smiley face

TenggaraNews.com, KENDARI – Warga RT 01/RW 02, Jalan Bunga Kana, Kelurahan Watu-watu, Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari, keluhkan sejumlah dosa-dosa D’Blitz Hotel dan Karaoke 77 yang kerap meresahkan.

Aktivitas rehab bangunan D’Blitz Hotel dan Karaoke 77 menggangu keseharian warga setempat, karena kotoran bahan bangunan seperti campuran pasir semen kerap jatuh ke halaman warga yang berbatasan langsung dengan hotel dan karaoke tersebut.

Raden Surviyanto, salah satu warga setempat membeberkan sejumlah dampak aktivitas tempat hiburan malam (THM) dan hotel tersebut, yang dirasakan langsung warga.

Raden Surviyanto mengatakan, suara mesin genset kerap meneror waktu istrahat warga. Bagaimana tidak, mesin yang ditempatkan dekat dengan kediaman warga mengganggu waktu tidur di malam hari.

Raden Surviyanto, warga Jalan Bunga Kana menunjukan cerobong asap dan posisi mesin genset Karaoke 77 yang meresahkan warga. Foto: Ikas/TenggaraNews.com.

Kekhawatiran tersebut diperparah dengan kondisi warga yang sedang sakit. Terkadang pula dirasakan oleh warga yang baru saja melahirkan, sehingga bayi ataupun warga yang sedang sakit tak bisa tidur akibat suara mesin yang terus-terus mendengung.

You Might Also Like

Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter

Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri

Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

“Saya tidak tahu, apakah penempatan mesin genset tepat di dekat rumah warga sudah sesuai dengan aturan atau bagaimana. Tapi, sepanjang yang saya amati, rata-rata perhotelan menempatkan mesin genset mereka di dekat jalan raya, sehingga tidak menggangu warga,” ujarnya kepada sejumlah awak media, Sabtu 4 Januari 2019.

Selanjutnya, kata Raden, hal lain yang juga meresahkan warga setempat adalah cerobong asap Karaoke 77 yang mencemari lingkungan setempat.

Raden menambahkan, sejak karaoke dan hotel tersebut beroperasi pada 2013 lalu hingga saat ini, warga hanya merasakan dampak negatifnya. Managemen D’Biltz group itu tak menunjukan perhatian dan kepedulian terhadap warga.

Raden Surviyanto menujukan kondisi drainase yang juga tak terurus, dan berpotensi memicu kebanjiran. Foto: Ikas/TenggaraNews.com.

Menurut Raden, program coorporate social dan responsibility (CSR) tak sekalipun dilakukan kepada warga, sehingga kehadiran Karaoke 77 dan D’Blitz Hotel hanya membawa dampak negatif.

Smiley face

“Tidak ada sama sekali pemberdayaan juga terhadap warga setempat, semua karyawannya bersala dari luar, tak ada satupun warga Jalan Bunga Kana. Apalagi kompensasi, warga juga tak pernah menerima hal itu. Jadi, hanya keributan dan dampak negatif lainnya yang kami diberikan,” bebernya.

Raden menjelaskan, pihaknya juga menduga pihak managemen hotel dan karaoke telah melakukan pemalsuan tanda tangan warga setempat, untuk keperluan perpanjangan izin gangguan atau HO. Sebab, izin tersebut idealnya diperpanjang setiap tahunnya, sementara Ia bersama warga lainnya merasa tak pernah menandatangani dokumen untuk keperluan izin HO.

Selain itu, operasional Karaoke 77 juga disinyalir melanggar aturan. Sebab, rumah bernyanyi eksekutif itu kerap beroperasi hingga pagi hari (pukul 06.00 Wita). Bahkan, pengunjung karaoke juga kerap membuat keributan di jalan hingga di depan pagar warga usai mabuk-mabukan, sehingga warga setempat merasa tak nyaman dengan kondisi itu.

Apalagi, diduga terjadi transaksi esek-esek di di dalamnya. Karena Karaoke 77 menyediakan pemandu lagu atau biasa disebut ladies, untuk menemani para tamu bernyanyi sembari mabuk-mabukan. Kemudian, dilanjutkan dengan tawar menawar di room yang berakhir dengan kesepakatan bersama.

Hanya saja, Raden mengakui jika proses eksekusinya tak dilakukan di karaoke tersebut, melainkan di luar yang disinyalir dilakukan di hotel.

Anehnya, pemerintah justru terkesan tutup mata akan hal ini. Sehingga menimbulkan kesan jika Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui instansi terkait tak melakukan pengawasan.

“Praktek-praktek yang terjadi di dalamnya kan sudah menciderai slogan Kendari sebagai Kota Bertakwa. Yang kita lihat, seakan-akan kondisi ini dibiarkan begitu saja, tidak ada pengawasan dan penindakan dari pemerintah. Kalau sudah seperti ini, maka patut kita pertanyakan, ada apa dengan pemerintah kita ini,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan M. Ghazali Toyib yang menilai pihak management D’Blitz Hotel dan Karaoke 77 tak memperdulikan keamanan dan kenyamanan warga setempat.

Bagaimana tidak, kebisingan suara mesin genset jelas-jelas telah mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar hotel dan karaoke tersebut.

Belum lagi kericuhan yang kerap dipertontonkan pengunjung atau tamu Karaoke 77. Kondisi itu membuat warga setempat ketakutan.

“Kemudian, soal lahan parkir yang tak memadai. Kalau ramai pengunjung, biasanya sampai parkir di pinggir jalan raya, ini kan mengganggu pengendara lainnya,” kata penggiat seni Sultra ini.

Hingga berita ini dipublish, redaksi TenggaraNews.com belum mendapatkan tanggapan dari management D’Blitz Hotel dan Karaoke 77.

Salah seorang karyawan D’Blitz hotel yang dikonfirmasi via WhatsApp menjelaskan, bahwa pimpinannya sedang berada di luar kota, seraya meminta agar jurnalis TenggaraNews.com ke hotel pada Senin mendatang.

Laporan: Ikas

Post Views: 399
Tags: #tenggaranewsd'blitz hotelkaraoke 77
Previous Post

Anggota DPRD Wakatobi Soroti Pembangunan Gedung Pramuka yang Diduga Fiktif

Next Post

PT. Celindo Nickel Diduga Lakukan Penggelapan Ore Nickel, PT. Mako Merugi Miliaran Rupiah

Redaksi

Redaksi

Related News

Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter

Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter

by Redaksi
May 22, 2026
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Tiga warga Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, yang ditahan di Polda Sultra bukan bentuk kriminalisasi, sebagaimana isu yang...

Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri

Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri

by Redaksi
April 29, 2026
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Pendiri Yayasan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa AA akhirnya buka suara terkait dugaan penipuan yang melibatkan...

Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat

Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat

by Redaksi
April 21, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Penyidik Polsek Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dinilai tidak profesional menangani laporan dugaan tindak...

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

by Redaksi
April 14, 2026
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) terus mendalami kasus kematian Muh Mudatsir (Baim) dengan memeriksa sejumlah saksi....

Next Post
PT. Celindo Nickel Diduga Lakukan Penggelapan Ore Nickel, PT. Mako Merugi Miliaran Rupiah

PT. Celindo Nickel Diduga Lakukan Penggelapan Ore Nickel, PT. Mako Merugi Miliaran Rupiah

Dituding Lakukan Aksi Premanisme, Begini Tanggapan Direktur PT. Masempo Dalle

Dituding Lakukan Aksi Premanisme, Begini Tanggapan Direktur PT. Masempo Dalle

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Dari Daratan ke Kepulauan, Sulawesi Tenggara Siap Miliki 15 Satuan Pendidikan Widyalaya
  • Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara