TenggaraNews.com, MUNA – Pelaksanaan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-60 digelar dengan upacara bendera Merah Putih, di Lapangan Alun-alun Kota Raha, Kamis 4 Juli 2019. Bupati Muna, LM. Rusman Emba memimpin langsung upacara tersebut sebagai Inspektur Upacara.
Para tamu undangan yang mengahadiri upacaran perayaan HUT Muna nampak Bupati Buton Tengah, H. Samahuddin beserta seluruh jajarannya, Ketua DPRD Muna beserta anggota legislatif, pejabat unsur forum koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda), para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instansi terkait serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, LM. Rusman Emba, mengajak seluruh komponen penyelenggara pemerintah dan seluruh masyarakat, agar menjadikan hari jadi Kabupaten Muna sebagai momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri, serta merapatkan barisan guna memantapkan kebersamaan dalam penyelengaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Jadi, perayaan HUT ini kita jadikan sebagai sarana mewakili atau intropeksi diri, dengan demikian setiap etape perjalan kehidupannya selalu bermakna, karena mampu memberi jawaban atas segala persoalan, serta responsive dengan tantangan kedepan,” paparnya.
Lebih lanjut, mantan senator DPD RI itu menyampaikan, bahwa sebagai masyarakat Muna wajib bersyukur dengan menjadikan hari kelahiran Kabupaten Muna, sebagai sebuah inspirasi dan motivasi untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan kehidupan dengan karya dan prestasi.
“Olehnya itu, kita akan bingkai catatan perjalan hari ini, dimana kedepan kita lakukan dengan kerja produktif demi meraih cita-cita yang lebih baik, yakni menjadikan Muna yang kuat, Muna yang maju, mandiri, bermartabat dan berdaya saing,” ungkapnya.
Dia menambahkan, bahwa dalam dua tahun sepuluh bulan perjalanan pemerintahan dan pembangunan, Kabupaten Muna secara perlahan-lahan, namun pasti mengalami giat dan kemajuan.
Muna juga mempunyai keunggulan dari kabupaten lain, karena memiliki keunggulan kompetitif maupun keunggulan koperatif.
“Tentu keunggulan tersebut meliputi kekayaan sumber daya alam, kemampuan sumber daya manusia, letak geografis yang sangat strategis maupun modal sosial yang pengaruhnya sangat dominan bagi pembangunan daerah di Muna,” tutupnya.
Laporan: Phoyo
Editor: Ikas









